11 Cara Melihat Statistik Pengunjung Website Orang Lain

cara cek website kompetitor

Ketika bingung harus bagaimana saat pertama kali membuat website, atau mengapa pengunjung website tidak kunjung naik atau bahkan anjlok. Itu berarti Anda perlu mempelajari seberapa kuat tingkat kompetisi tiap-tiap website yang ada di halaman hasil pencarian.

Pelajari tiap-tiap statistik pengunjung website kompetitor di SERP. Intip juga seperti apa keyword yang mereka gunakan, dan seberapa banyak jumlah backlink berkualitas yang mereka punya.

Dengan begitu kita bisa mengetahui tingkat kesulitan keyword, dan kita dapat meniru cara mereka agar dapat merangking di hasil pencarian. Cara ini sangat efektif serta bisa menjadi acuan atau strategi untuk meningkatkan jumlah pengunjung.

Lalu bagaimana cara mengintip statistik pengunjung website orang lain?

Anda bisa menggunakan alat-alat seperti dibawah ini:

1. Alexa Rank (Gratis & Berbayar)

Alexa Rank menjadi salah satu tool checker terbaik saat ini. Banyak pakar SEO menyarankan Alexa untuk mengintip PageRank website milik orang lain.

Tools checker ini menyajikan statistik jumlah link, traffic, kata kunci, rating dan lain sebagainya. Anda juga bisa memindai seluruh data website kompetitor lokal hingga level internasional dan melacak statistik mereka.

Kunjungi situs resminya atau bisa langsung menginstal Alexa di extension chrome dan Add-On Mozilla FireFox untuk melihat seluruh data website kompetitor.

Jika anda menginstal alexa tool bar yang dipasang pada browser, anda akan melihat metrik Alexa Traffic Rank. Metrik inilah yang sering digunakan oleh para blogger untuk mengukur kekuatan traffic website orang lain.

Semakin ramping Alexa Traffic Rank, maka bisa dibilang semakin bagus untuk website.

Alexa rank semakin sukses dan menjadi acuan bagi kalangan pegiat SEO untuk menilai kualitas website.

Anda bisa menggunakannya dalam versi gratis maupun berbayar. Menurut saya versi gratis sudah cukup memberikan apa yang anda butuhkan.

Harga Alexa Rank untuk Basic Plan hanya $9 /bulan, jika ingin lebih anda bisa membayar paket Pro Plan sebesar $49 /bulan dan paket Advance plan sebesar $149 /bulan.

2. SimiliarWeb (Gratis & Berbayar)

Selain Alexa, website checker yang bisa anda gunakan adalah SimiliarWeb. Tools ini memiliki tingkat analisa yang lebih detail, akurat, dan lebih banyak dibandingkan dengan Alexa.

SimiliarWeb memang lebih dulu ada dibandingkan dengan Alexa dan Ahref, namun tingkat analisa dan fiturnya masih kalah jauh dengan Ahref.

Meski begitu, ketika Ahref meluncurkan fitur keren, SimiliarWeb pun tidak mau kalah dengan mengupgrade dan menambahkan beberapa fitur keren juga.

Anda bisa mengintip total pengunjung selama kurun waktu 6 bulan, tingkat bounce rate,  sumber traffic (direct, refferals, organic search, social media, E-Mail, dan display), pengunjung berdasarkan 5 negara, top 10 keyword, dan lain sebagainya.

3. Ahref (Berbayar)

Inilah website data checker yang paling populer dikalangan blogger, digital marketer, publisher, hingga youtuber.

Namun tidak seperti SimiliarWeb yang memberikan layanan gratis, maka Ahref mengharuskan pemakainya untuk membayar terlebih dahulu agar dapat menikmati layanan yang diberikan.

Walau sedikit mahal, tapi tools checker ini mampu menampilkan data-data website kompetior lebih lengkap dan sangat akurat dibanding tools lainnya.

Bukan hanya itu, Ahref juga memberikan informasi penting seputar sumber backlink, daftar keyword berdasarkan pencarian terbanyak, serta fitur audit yang memudahkan anda dalam mengoptimalkan situs.

Berbekal fitur-fitur tersebut, tak heran jika Ahref disukai banyak orang dalam melakukan riset keyword, mengintip backlink, dan mengukur kekuatan authority website orang lain.

4. Neil Patel Ubersuggest (Gratis)

Berikutnya adalah Neil Patel Ubersuggest.. dari sekian banyak website checker, tools ini paling saya sukai. Sebab fiturnya lengkap, akurat dan pastinya GRATIS.

Tinggal memasukkan kata kunci yang ingin di research, kita bisa melihat Search Volume (jumlah pencarian perbulan), SEO Difficulty (tingkat kesulitan keyword), Paid Difficulty (tingkat kompetisi pengiklan jika anda beriklan di google adword), dan Cost Per Click (biaya per klik jika beriklan di google adword).

Ubersuggest juga dapat memata-matai backlink milik orang lain, mengetahui tingkat kesulitan keyword, mengetahui volume pencarian perbulan, serta masih banyak lagi lainnya.

Menurut saya tools checker milik “Mastah SEO” Neil Patel ini bisa dibilang mendekati sempurna, apalagi bisa kita gunakan secara bebas dan GRATIS.

5. KWFinder (Gratis & Berbayar)

Tools checker ini mirip banget sama Neil Patel Ubersugest. Tapi sayangnya App KwFinder hanya bisa diakses selama 10 hari untuk pemakaian gratis sejak pertama kali mendaftarkan akun.

Tahun lalu KWfinder masih bisa digunakan secara gratis setiap hari meski dibatasi 5x research perharinya.

Mungkin karena “Laris” membuat Mangools memberikan kebijakan baru soal pemakaian, dan mengharuskan kita untuk membayarnya.

Namun menurut saya, KWFinder paling gampang digunakan daripada website checker lain

Karena informasi yang disajikan pasti mudah dipahami meski ia bukan seorang SEO Spesialis. Kalau belum tau seperti apa KWfinder itu, coba cek gambar dibawah ini:

Ketika saya menuliskan kata kunci “digital marketing” KWfinder langsung menampilkan metrik seperti statistik trend, search volume selama 12 bulan terakhir, CPC rata-rata, PPC, dan Keyword SEO Difficulty.

Pada sisi kanan juga terlihat SERP Overview yang artinya menampilkan situs-situs teratas pada hasil pencarian di google.

Kita melihat tingkat persaingan kata kunci “digital marketing berada di angka “16”, itu artinya tingkat persaingan keyword ini masih mudah kita gunakan.

Selanjutnya di sisi kanan bawah kita melihat ada metriks situs kompetitor berdasarkan DA, PA, CF, TF. Semakin tinggi metriks tersebut, maka akan semakin sulit kita bisa bersaing dengan mereka.

6. SEOquake Toolbar (Gratis)

Ada beberapa alasan mengapa anda harus menggunakan SEO Quake Toolbar untuk mengintip data statistik website orang lain:

Silahkan kunjungi chrome webstore untuk menginstal SEOquake Toolbar. Aktifkan tools ini di kanan atas bar chrome untuk menggunakannya secara gratis.

Disini anda bisa melihat parameter berdasarkan Alexa rank, Google Index, Bing Index, Semrush backlink, Webarchive Age dan jumlah backlink kompetitor.

7. Moz (Gratis)

Moz adalah website checker online yang sudah banyak digunakan oleh para digital marketer hebat di seluruh dunia. Tools ini gratis namun anda harus membuat akunnya terlebih dahulu agar bisa mengintip statistik website milik orang lain.

Saya menggunakan tools ini untuk mengintip seberapa besar tingkat DA, PA, Backlink dan Spam score kompetitor.

Domain Authority (DA) dan Page Authority (PA) adalah parameter yang menggambarkan ukuran kekuatan dan probabilitas halaman suatu website.

Menggunakan MOZ sangat mudah, silahkan kunjungi situs resminya dulu di https://moz.com/link-explorer , kemudian masukkan saja url website yang ingin anda analisa.

8. Grader (Gratis)

Grader memberikan fasilitas gratis untuk melakukan aktivitas “mengintip” website kompetitor ataupun milik sendiri.

Anda bisa memonitor aksi lead dari website kompetitor secara rinci mengenai Performance, Mobile, SEO dan security.

Kita juga bisa memonitor tingkat kecepatan situs yang berguna untuk menaikkan rating website agar bisa bersaing di SERP.

9. SpyFu (Gratis)

Tak kalah keren dengan website checker lainnya, SpyFu layaknya detektif yang mengintip dan menganalisa website kompetitor. Tools ini mampu melihat secara rinci cara kerja kompetitor memenangkan kompetisi di SERP.

Disini anda dapat mempelajari keyword organik terbaik milik kompetitor. Selain itu bagi anda yang beriklan di google ads ataupun bing ads, anda dapat melihat dengan jelas nilai PPC iklan orang lain. Jadi anda bisa mengetahui jumlah biaya yang dikeluarkan kompetitor untuk beriklan dan jumlah pengunjung organik (non iklan) di SERP.

Jika anda ingin mencoba silahkan buka tab baru dan masuk ke laman website Spyfu.com kemudian masukkan alamat URL website yang ingin anda intip.

10. Statshow (Gratis)

Traffic Checker berikutnya adalah Statshow.. Tools ini bisa dimanfaatkan untuk mengetahui jumlah visitor website orang lain secara GRATIS.

Cara penggunaannya juga sangat mudah, anda bisa melihat informasi terkait jumlah pengunjung (pageviews dan unique visitor). Selain itu anda juga dapat melihat estimasi harga website berdasarkan rata-rata CPM secara detail.

Namun kekurangannya adalah tools ini tidak memberikan statistik secara akurat. Selain itu, Statshow juga tidak bisa menampilkan trafik website yang masih menggunakan subdomain. Misalnya seperti blogspot.com atau wordpress.com.

11. Authority Lab (Berbayar)

Terakhir adalah AuthorityLabs.. Meski berbayar tapi SEO rank tracking ini mampu menyajikan informasi secara lengkap dan akurat. Kita bisa melacak peforma website kompetitor berdasarkan peringkat harian, local result, pelacakan selular, dan pelacakan global.

Tools ini didukung oleh mesin pencari seperti Google, Bing, dan Yahoo. Jadi anda bisa melakukan pelacakan statistik dan cara kompetitor meranking di ketiga mesin pencari tersebut.

Kesimpulan

Demikian artikel singkat mengenai 11 cara mengetahui statistik pengunjung website orang lain. Cara ini bisa berguna apabila anda ingin mendongkrak traffic pengunjung. Gunakan strategi mereka sebagai langkah awal membangun sebuah website atau blog.

Lalu dari sebelas tools di atas, manakah yang paling bagus? berbayar atau gratisan? Jawabannya adalah “tergantung kebutuhan”.

Jika anda ingin benar-benar mendalami bidang SEO anda harus membayar akses Ahref, namun jika anda belum memiliki budget yang cukup, saya rasa Neilpatel Ubersiggest sudah lebih dari cukup.

Manfaatkan tools diatas untuk keperluan riset. Jangan terlalu diambil pusing seberapa tangguh mereka di Search Engine Result Page (SERP). Cukup ambil keyword-keyword persaingan rendah supaya website anda bisa merangking lebih cepat.

Exit mobile version