Mengenal Long Tail Keyword Untuk Mendongkrak Trafik Website

Long tail keyword

Long tail keyword banner with isometric icons on blue background. Vector landing page of SEO optimization service with line art robot, list and chart signs

Dalam website tentu kita harus melakukan riset keyword terlebih dahulu agar artikel yang kita buat bisa bersaing di SERP Google.

Keyword adalah kata yang digunakan mesin pencari seperti google untuk melakukan analisis pada suatu website agar website tersebut ditemukan di halaman pencarian google. Maka pemilih keyword untuk artikel yang akan dibuat itu adalah hal wajib yang perlu dilakukan.

Kalau kalian tahu ada kata kunci yang disebut Long Tail Keyword. Long tail keyword seperti ini berpotensi memberikan trafik terbesar ke website kamu dan kalau kamu tahu bahwa jenis keyword ini memiliki tingkat pencarian yang lebih kecil.

Namun jangan salah, bahwa kata kunci ekor panjang tidak semua memiliki nilai tinggi. Untuk mendapatkan profit dari sana kita harus melakukan beberapa teknik. Silahkan baca pembahasan dibawah ini untuk lebih Lengkapnya.

Apa itu Long Tail Keyword?

Long Tail Keyword adalah kata kunci turunan dari Short Tail Keyword yang biasanya lebih spesifik dan tepat sasaran.

Jadi, Kata kunci yang spesifik menjadikan long tail keyword bisa menampilkan pencarian yang sesuai dengan apa yang dicari oleh pengguna, sehingga yang memasukkan kata kunci ini pastinya mempunyai tujuan untuk membaca artikel.

Walaupun volume pencariannya cenderung kecil namun memiliki nilai yang tinggi. Misal jika seseorang ingin membeli HP Iphone X maka dia tidak mungkin mencarinya dengan keyword Iphone X tetapi mereka akan mencari dengan keyword “Beli Iphone X terbaru”.

Alasan Kamu harus Mengggunakan Long Tail Keyword untuk SEO

Ada beberapa fakta bahwa kata kunci ini perlu kamu terapkan ketika membuat Artikel, dan tentunya ini adalah salah satu Startegi dalam SEO untuk riset kata kunci.

Baca Juga : Perbedaan SEO OnPage dan SEO OffPage

Nah setelah membaca alasannya, tahu kan mau apa kita selanjutnya? ya benar, dibawah ini kita akan membahas cara mencari Long Tail Keyword dengan startegi agar bisa meningkatkan peringkat website.

8 Cara Mencari Long Tail Keyword

Inilah strategi kedepan untuk memaksimalkan setiap artikel yang ingin kamu buat, Walaupun pencariannya terbilang rendah tetapi bayangkan jika kata kunci tersebut kamu sebar di halaman Artikel. Bisa jadi akan ada banyak orang yang akan menemukan artikel kamu di  SERP.

Akan ada beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk mencari long tail keyword. Bisa dengan fitur dari google bisa juga dengan alat pencarian Keyword. Oke tidak usah berlama-lama langsung saja simak caranya di bawah ini.

1. Lewat Google “Searches Related to…”

Ini adalah salah satu fitur yang ada di google, Apakah kamu pernah melihat gambar seperti dibawah ini ketika mencari sesuatu digoogle.

Nah itulah yang dinamakan Penelusuran terkait, yang letaknya di bagian bawah hasil pencarian google. Bagian inilah adalah bahan kata kunci yang bisa kamu gunakan untuk peneltian Long Tail Keyword.

Biasanya terdapat 8 kata kunci, jadi ini adalah penelusuran relevan yang terkait dengan kata kunci yang kamu ketikkan di Penelusuran.

Kumpulan keyword terkait ini bisa kamu integrasikan ke dalam SEO pada halaman website kamu, seperti memasukkanya ke dalam Tag judul, Deskripsi meta, dan Tag Heading. Jangan mencoba untuk memasukkan kata kunci berulang kali, tetapi masukkanlah kata kunci agar konsistensi di seluruh situs artikel kamu.

2. Manfaatkan Google Autocomplate

Fitur ini adalah fitur Google yang terkenal dan sangat membantu baik bagi user dalam mencari informasi atau blogger yang ingin mencari kata kunci.

Ini bukanlah hal baru di Google, sebab Google Suggest atau Autocomplate ini sudah ada sejak tahun 2008.

Seperti inilah gambaran Google autocomplate itu, dimana kamu bisa menemukan kumpulan pencarian nyata yang telah dilakukan orang lain.

Jadi setiap saran yang muncul adalah kata kunci populer yang pernah di cari oleh orang lain atau juga bisa kata kunci yang memiliki nilai kesegaran (sedang trending).

Dropdown yang muncul merupakan cara ideal untuk memulai perencanaan long tail keyword untuk memaksimalkan SEO website kamu.

Perlu di ingat Autocomplate juga akan berbeda tergantung pada Lokasi dan Riwayat penelusuran.

Tips : Telusuri dengan menggunakan Incognito mode, atau jika perlu kamu juga bisa keluar dari akun Google terkait. Agar nantinya memberikan profil Anonim ketika mencarinya, maka hasil dari Google Autocomplate jadi lebih akurat.

3. Fitur keren “People Also Ask” dari Google

Tidak habis-habis masih ada fitur lain dari google yang bisa kamu gunakna untuk mencari kata kunci, seperti People Also Ask atau PAA. Bagian ini adalah pertanyaan yang sering ditanyaka atau dicari orang lain seputar topik dari kata kunci yang diketikkan.

Lihatlah gambar dibawah ini, inilah penampaka dari People Also Ask Box yang jika di klik akan muncul suatu jawaban yang akan mengarah pada suatu artikel (bisa juga video).

Kamu bisa memanfaatkan pertanyaan ini untuk di analisis dan kemudian dijadikan Long tail keyword. Tentu saja keyword yang ada di PAA memiliki volume pencarian karena Google mendasari dari Pertanyaan populer atau yang sering dicari oleh user yang relevan dengan Keyword yang diketikkan.

Perlu diketahui PAA ini untuk sekarang belum ada Batasannya jadi untuk pertama kali memang kamu akan melihat 4 box pertanyaan saja tetapi jika kamu terus mengklik pertanyaannya maka akan muncul 3 pertanyaan selanjutnya dan akan terus muncul jika kamu mengkliknya lagi.

Kali ini kita akan memakai bantuan alat untuk mencari Long tail keyword, yaitu menggunakan Answer the public. Tools ini adalah alat penelitian kata kunci yang bermanfaat untuk menghasilkan keyword yang berfokus pada pertanyaan.

4. Menggunakan Tools Answer The Public

Disini kamu akan menemukan kata kunci dengan konteks yang spesifik seperti What, Why, When, Where, Who, Will, Which, How, Can, dan Are. maka bisa diartikan kata kunci yang muncul akan berjenis Long tail Keyword. Coba lihat gambar di bawah ini, ketika saya mencari “Cara Membuat Artikel di” Answer the public disini saya menemukan beberapa keyword berdasarkan tipe pencariannya.

Jika ingin lebih lengkap lagi coba kam scrool kebawa dan temukan bagian Alphabet, disini aka nada berbagai macam keyword berdasarkan alphabet pertama setelah kata kunci utama. Contoh seperti yang kamu lihat di bawah ini ketika saya mencari “Cara Membuat Blog” maka alphabet A “cara membuat blog aplikasi” atau “cara membuat blog appi” dan lain sebagainya.

5. Menggunakan tools Wordtracker

Sebeanrnya ini adalah tools berbayar namun kamu akan mendapatkan 10 kesempatan untuk pencarian pertama. Namun jangan heran wordtracker ini menyajikan data output long tail keyword yang akurat berdasarkan Search Volume dan persaingannya.

Kamu juga bisa melakukan ekspor kata kunci yang dihasilkan. Cara menggunakan Wordtracker ini cukup mudah. Silahkan kunjungi websitenya Wordtracker kemudian cari kata kunci utama di kolom search, Jangan lupa pilih wilayah nya, setalah itu klik Search.

Maka akan muncul data seperti dibawah ini, Ada banyak long tail keyword yang berpotensi mendatangkan pengunjung.

6. Menggunakan tools Soovle

Menggunakan Soovle kamu bisa menemukan keyword dari berbagai search engine, seperti Google, Bing, Yahoo, Youtube, Amazon, Wikipedia. Semua itu bisa kamu temukan dalam satu halaman dengan cepat dan mudah.

Perlu kamu ketahui bahwa Soovle ini sepenuhnya gartis, karena hanya menampilkan daftar keyword saja maka ketika mencari kamu hanya perlu mengetikannya saja di kolom search maka dengan cepat hasil penelusuran untuk long tail keyword ditemukan.

7. Dengan tools Keywordtool.io

Tools kali ini juga tidak kalah kerennya, disini kamu bisa melakukan riset Keyword dengan menggetikan kata kunci utama dan Keywordtool.io akan melakukan analisis kepada Long tail keyword dan memberikannya data secara terperinci.

Tapi sayang jika kamu bukan pengguna premium maka tidak bisa melihat data seperti Search Volume, CPC, dan Kompetisi. Namun tenang saja, kamu masih bisa melihat data berupa keyword yang bermacam-macam. Dan disinilah kamu bisa menemukan long tail keyword.

Karena daftar keyword biasanya memiliki hasil yang banyak, maka kamu juga bisa mengcopy semua keyword tersebut dengan otomatis (tombol copy yang ada di pojok kanan bawah).

8. Tools lengkap untuk riset Keyword Ubersuggest

Tenang saja jika tools diatas tidak bisa memberikan data yang lengkap untuk pengguna gratisan, Maka saya rekomendasikan tools Ubersuggest dari neilpatel  https://neilpatel.com/ubersuggest/ yang sangat bagus sekali dan benar-benar Gratis.

Selain itu tools ini juga free dan kamu bisa melihat data-data seperti Search Volume per bulan, CPC, dan Persaingan kompetisi dengan lengkap.

Cara untuk mencari long tail keyword disini pun juga mudah, kamu tinggal mengetikkan kata kunci utama dan masuk ke menu Keyword ideas, dan temukanlah kumpulan kata kunci yang relevan.

Jika kamu mau menggambil data yang diberikan Ubersuggest maka kamu bisa melakukan Ekspor ke CSV dengan data-data yang lengkap dan Copy ke Clipboard hanya kata kunci saja.

Kesimpulan

Memberikan Long Tail keyword pada artikel memang adalah cara mudah untuk memberikan peringkat daripada keyword yang lebih umum, karena di keyword spesfik dan tidak banyak situs web yang bersaing untuk mendapatkan peringkat di SERP maka dari itu nilai konversinya akan lebih besar.

Satu lagi, bahwa jenis keyword ini sangat cocok untuk kamu yang menjual sesuatu di website, dan dengan menggunakan long tail keyword kemungkinan besar pegunjung yang mengunjungi web kamu berpotensi Ingin membeli produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Maka langkah berikutnya adalah membuat konten yang terbaik dari yang lainnya, agar ketika bersaing di SERP website kamu mudah untuk mendongkrak dirinya naik ke Page one.

Exit mobile version